Sonata dan Pembunuhan

Pembunuh Isteri
Leo Tolstoy
Judul asli: Крейцерова соната (1899)
diterjemahkan oleh Moh. Tadjuddin dari bahasa Rusia
Pustaka Jaya, 1979  |  148 hlm

kreutzerBuku ini terbaca bagai ocehan orang gila di kereta, orang yang merasa diri bermoral, padahal otaknya bejat, sehingga ke dunia luar dia melihat segala sesuatunya salah dan bejat (cerminan dari dirinya sendiri yang terdalam), sementara di lain pihak dia menganggap cuma dirinya yang paling benar. Sampai akhirnya segala tindak tanduk istrinya yang biasa-biasa saja dianggapnya tak bermoral. Orang main piano dianggap menutupi bunyi percumbuan, dan ujung-ujungnya dia pun membunuh istrinya yang sedang memainkan Sonata Kreutzer gubahan Beethoven.

Terjemahan langsung dari bahasa Rusia oleh Moh. Tadjuddin ini sangat memikat, meski judul Indonesianya jadi terlampau lugas: Pembunuh Isteri, jauh dari judul aslinya Sonata Kreutzer, yang menjadi latar pembunuhan. Tolstoy mampu menggambarkan kecamuk psikologi si pembunuh dengan sangat baik. Namun, yang cukup menakutkan bagi saya adalah Tolstoy tidak melihatnya dengan sinis. Kalau kita membaca riwayat hidupnya, kita bisa menebak bahwa Tolstoy ada di pihak si moralis itu, yang kadang menyerempet-nyerempet ke arah fundamentalis. Moralis dan fundamentalis memang cuma beda tipis, melihat seluruh dunia berdosa dan dirinya sendiri yang paling suci, sehingga semua harus dihancurkan sebagai jalan keluarnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: